Pengertian Pendidikan Islam


data-box="shadow"
src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRDgi8vY6W10aCpoiV15_GWZaajlM9YUGGAoiFTtLZcu4acKwUwoCtsm771P9_-Rpo12bspBIflWNUQjgBgqFqqOSDGVDrL1jnLiQ-WFXrbIwZJAOtYaijpAzEtQuFhwsvMWwpZXCfOFnk/s640/IMG_4910.JPG"
data-original-width="1600"
data-original-height="1067"
width="600"
height="auto"
alt="Pengertian Pendidikan Islam"
title="Pengertian pendidikan Islam"
/>




Pengertian Pendidikan Islam




Makna pendidikan Islam itu yakni pendidikan dengan menjalankan program-program
pembelajaran sesuai dengan alquran dan hadis, serta apa yang diajarkan oleh
Islam. Makna pendidikan Islam itu sendiri merupakan makna dari pendidikan
secara umum dan diintegrasikan dalam kajian ke-Islaman dengan berlandaskan
Alquran dan Hadis sebagai acuan pokok dalam Agama Islam.



Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang membelajarkan nilai ke-Islaman di
dalamnya. Islam yang cukup luas, dikemas sedemikian rupa untuk dijadikan
poin-poin penting yang dapat dibelajarkan kepada para peserta didik. Cukup
banyak dan kompleks mengenai materi dari pendidikan Islam itu sendiri, sebagai
contoh seperti bagian dari pembahasan tentang tauhid atau nilai-nilai
ke-Tuhanan dalam Islam, kemudian pembahasan mengenai Ibadah, dan pembahasan
mengenai perilaku dalam lingkungan masyarakat. Keseluruhannya itu dikemas
dalam kegiatan dan pembelajaran di sekolah yang dimuat dalam materi ajar.



Pendidikan Islam, tentu membelajarkan tentang nilai ke-Islaman. Bila terpaku
pada batas pengertian ini, maka pendidikan Islam itu tentu akan lebih sangat
luas. Untuk itu perlu pembatasan dalam hal ini. Pendidikan Islam yang
dimaksudkan disini adalah suatu kegiatan belajar mengajar yang terjadi dalam
satu lembaga yang disebut sekolah dengan membelajarkan nilai-nilai ke-Islaman
di dalam kegiatan belajarnya. Adapun memperjelas dari kalimat di atas bahwa
kegiatan pembelajaran itu dilangsungkan di sebuah wadah yang disebut sekolah.



Bermula dari pendidikan Islam di Pesantren, kini pendidikan Islam mulai
berkembang pesat. Terlebih pada era modern sekarang ini. Abad ke 20 ini
ditandai dengan maraknya teknologi. Menyikapi hal di atas, pendidikan Islam
terus berupaya dan berbenah akan pembelajaran yang diterapkan.



Menurut Ramayulis (2009: 84) menjelaskan bahwa pendidikan islam itu mengacu
pada term al-Tarbiyah, at-Ta'lim, at-Ta'dib. Diantara ke
tiga term tersebut, yang paling populer itu adalah al-Tarbiyah. Sedangkan
kedua yang lainnya itu cukup jarang sekali didengar dan digunakan. Namun,
ketiga term tersebut memiliki kesamaan makna.



Lebih lanjut tentang pengertian pendidikan Islam juga dituliskan Ramayulis
dalam Asy-Syaibani yang menjelaskan bahwa pengertian pendidikan Islam adalah
proses merubah atau perubahan perilaku peserta didik dalam kehidupan
pribadinya, kehidupan bermasyarakatnya, dan kehidupan dengan alam sekitarnya
(Ramayulis, 2009: 88).


Hal senada juga diungkapkan Al-Rasyidin yang mengatakan bahwa makna pendidikan Islami dapat didefenisikan sebagai suatu proses penciptaan lingkungan yang kondusif dan memungkinkan bagi manusia sebagai peserta didik untuk mengembangkan diri-fisik-jasmani dan non fisik-rohani- dan potensi yang dimilikinya-al-jism, al’ aql,al-nafs, dan al-qalb- agar berkemampuan merealisasikan syahadah primodialnya terhadap keberadaan dan kemahaesaan Allah Swt, melalui pemenuhan fungsi dan tugas penciptaannya, yakni sebagai ‘abd allah dan khalifah Allah (Al-Rasyidin, 2008: 119).



Dari beberapa penjelasan di atas, maka dapatlah disimpulkan bahwa pendidikan
Islam itu adalam proses merubah perilaku peserta didik melalui ilmu
ke-Islaman. Jadi, peserta didik itu diharapkan berubah tingkah lakunya sesuai
dengan apa yang diajarkan dalam Islam. Sehingga, dapatlah makna dari
pendidikan Islam itu.


Pendidikan Islam dalam menciptakan suatu teori-teori ke-Islaman seyogyanya berlandaskan dengan Alquran dan Hadis, dikarenakan sumber rujukan yang paling utama dalam Islam ialah Alquran, lalu kemudian Hadis.



Pendidikan Islam adalah suatu sistem yang memungkinkan seseorang dapat mengarahkan kehidupannya sesuai dengan ideologyi Islam. Melalui ini, ia akan dapat dengan mudah membentuk kehidupan dirinya sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam yang diyakininya.


Komentar