Keunggulan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran Inkuiri

Strategi Pembelajaran Inkuiri merupakan salah satu strategi pembelajaran yang perlu diketahui oleh para pendidik. Dalam strategi semacam ini, ada beberapa keunggulan dan kelamahan yang perlu jelaskan. Berikut ini beberapa keunggulan dan kelehaman strategi pembelajaran inkuiri menurut Sudjana (2006).

Keunggulan Strategi Pembelajaran Inkuiri

Strategi pembelajaran Inquiry merupakan strategi pembelajaran yang banyak dianjurkan oleh karena strategi ini memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:

  1. Strategi pembelajaran Inquiry merupakan strategi yang menekankan kepada pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang, sehingga pembelajaran melaui strategi ini dianggap lebih bermakna
  2. Strategi pembelajaran Inquiry dapat memberikan ruang kepada siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka
  3. Strategi pembelajaran Inquiry merupakan strategi yang dianggap sesuai dengan perkembangan psikologi pembelajaran modern yang menganggap belajar adalah proses perubahan tingkah laku barkat adanya pengalaman

Keuntungan lain adalah strategi pembelajaran ini dapat melayani kebutuhan siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Artinya, siswa yang memiliki kemampuan belajar bagus tidak akan tehambat oleh siswa yang lemah dalam belajar.

Kelemahan Strategi Pembelajaran Inkuiri

Di samping memiliki keunggulan, strategi pembelajaran Inquiry juga mempunyai kelemahan, di antaranya:

  1. Jika strategi pembelajaran Inquiry digunakan sebagai strategi pembelajaran, maka akan sulit mengontrol kegiatan dan keberhasilan siswa
  2. Strategi ini sulit dalam merencanakan pembelajaran oleh karena terbentur dengan kebiasaan siswa dalam belajar
  3. Kadang-kadang dalam mengimplementasikannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga sering guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang telah ditentukan

Selama kriteria keberhasilan belajar ditentukan oleh kemampuan siswa menguasai materi pelajaran, maka strategi pembelajaran Inquiry akan sulit di impelementasikan oleh setiap guru.


Sudjana. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana. h. 208

Komentar