Sejarah Google Form

Salah saru produk Google yang dinilai cemerlang adalah Google Form, yang dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai Google Formulir. Produk ini mulai dirilis pada 2008 silam.

Google Form diluncurkan oleh Google pada 2008 sebagai bagian dari layanan Google Docs, yang kemudian menjadi Google Drive. Pada awalnya, fungsionalitas formulir lebih sederhana dibandingkan dengan apa yang ditawarkan saat ini.

Seiring waktu, Google terus meningkatkan fungsi dan fitur Google Form. Pengguna melihat penambahan opsi pertanyaan, pilihan desain, dan alat analisis data. Peningkatan ini membantu meningkatkan daya tarik dan kegunaan formulir tersebut.

Pada tahun 2016, Google merombak dan mengganti nama G Suite menjadi Google Workspace, yang mencakup perubahan nama beberapa layanan, termasuk Google Docs yang mencakup Google Form. Selama transisi ini, fokus diberikan pada integrasi yang lebih baik antarlayanan dan pembaruan lebih lanjut.

Sejak peluncurannya, Google Form terus menerima pembaruan dan peningkatan secara berkala. Pada beberapa tahun terakhir, Google terus menambahkan fitur-fitur seperti pertanyaan terkait, tema kustom, dan peningkatan analisis data.

Google Form menjadi populer di kalangan pendidik dan bisnis sebagai alat yang mudah digunakan untuk mengumpulkan informasi, membuat survei, dan mengelola data. Pemanfaatan ini memperkuat posisi Google Form sebagai salah satu alat formulir online yang paling umum digunakan di berbagai bidang.

Salah satu kekuatan Google Form adalah kemampuan untuk berkolaborasi secara real-time dan memudahkan akses untuk pengguna dengan akun Google. Formulir dapat dengan mudah dibagikan dan diakses melalui tautan atau disematkan di situs web.

Google Form terus menjadi alat yang penting dalam pengumpulan informasi dan interaksi online, dan perkembangannya terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan dan umpan balik pengguna.

Komentar