Peta Konsep Ilmu Pendidikan Islam



Mempelajari tentang pendidikan Islam, tentu saja hal yang mendasar adalah mengetahui tentang peta konsep Ilmu Pendidikan Islam itu sendiri. Hal ini tentunya dalam upaya mempermudah pemahaman dengan mengikuti hirarki yang ada.





Makna Peta Konsep



Memulai penjelasan ini, tentu saja mempersatukan pemahaman tentang peta konsep adalah langkah awal. Maka dari itu, bagian ini akan menjelaskan lebih jauh tentangnya.


Dalam paparan ini, peta konsep disini bermakna suatu diagram konseptual yang menggambarkan hubungan satu bagian dengan bagian yang lainnya.


Dengan adanya peta konsep, maka dapat mempermudah pemahaman melalui jalur-jalur yang disarankan, atau hirarki dalam penguasaan suatu bidang ilmu tertentu.





Peta Konsep Ilmu Pendidikan Islam



Sekarang, kita berada pada bagian inti. Dimana, bagian ini akan menjelaskan lebih jauh tentang peta konsep dari Ilmu Pendidikan Islam itu sendiri. Mari kita teruskan.


Sebuah gambaran tentang peta konseptual, yang terdiri dari cakupan ilmu pendidikan Islam, tergambar pada ilustrasi berikut:



peta-konsep-ilmu-pendidikan-islam


Pada Gambar Ilustrasi di atas, terdapat 6 bagian besar, yang merupakan bagian dari ilmu pendidikan Islam. Meski demikian, hal ini bukanlah hasil akhir. Mungkin saja, beberapa tambahan elemen lainnya di masa depan. Tentunya hal itu bergantung dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.


Beberapa elemen yang termasuk dalam kajian ilmu pendidikan Islam, adalah:



  1. Ilmu (Keilmuan tentang Islam itu sendiri);

  2. Fitrah Manusia;

  3. Pendidikan dan Pengajaran;

  4. Lingkungan;

  5. Alat Pendidikan; dan

  6. Pendidikan seumur hidup.



Untuk memahami lebih jauh tentang ini, video ini menjelaskan lebih detail. Mari simak.




Tidak hanya terbatas pada apa yang dijelaskan di atas. Melainkan, terdapat bagian-bagian yang lebih spesifik sebagai sub dari masing-masing poin di atas. Dengan mengetahui tentang peta konseptual ini, maka ini adalah langkah untuk menemukan hakikat dari ilmu pendidikan Islam itu sendiri.






Komentar