Contoh Masalah Penelitian Kualitatif

Jika Anda sedang mencari tahu tentang contoh masalah penelitian kualitatif, maka Anda berada di tempat yang tepat. Halaman ini merupakan bagian dari Penelitian Kualitatif, dan akan memperlihatkan semua contoh masalah yang ada.

Tentang Masalah Dalam Penelitian Kualitatif

Saya sebenarnya sepakat, bahwa tidak ada penelitian yang dibangun tanpa adanya masalah. Jadi, masalah adalah pangkal dari penelitian itu sendiri. Masalah adalah kesenjangan antara teori dan fakta. Bila ditemukan sesuatu yang tidak berjalan selaras, maka disanalah letak masalah itu.

Penelitian kualitatif disebut juga sebagai penelitian deskriptif, yang pada akhirnya bentuk masalah dari penelitian jenis ini semestinya dapat diselesaikan dengan deskripsi atau uraian mendalam. Jadi, tidak ada istilah membandingkan, mencari tahu mana yang lebih baik dari dua pilihan, atau hal apapun yang melibatkan dua variabel atau lebih. Ia hanya berdiri pada satu variabel utuh, lalu kemudian dikembangkan secara deskriptif.

Contoh Masalah Penelitian Kualitatif

Ada banyak sekali contoh yang dapat ditemukan di internet untuk penelitian kualitatif. Meski demikian, pengetahuan mengenai formulasi masalah penelitian kualitatif semestinya dipahami terlebih dahulu. Hal ini agar Anda tahu tentang bagaimana bentuk masalah penelitian kualitatif itu sendiri. Berikut ini beberapa contoh masalah penelitian kualitatif yang dapat dijadikan pertimbangan:

  1. Masalah Kompetensi Guru
    Pada dasarnya, Guru semestinya memiliki kompetensi seperti apa yang tertuang pada UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Kompetensi Guru memiliki 4 indikator penting.
    Guru bidang studi X di sekolah Y belum sepenuhnya menerapkan kompetensi pedagogik.
    Ini adalah masalah. Mengapa? Karena guru semestinya memiliki kompetensi pedagogik, namun guru di sekolah Y belum memiliki kompetensi itu.
  2. Masalah Peraturan Sekolah
    Seperti yang kita ketahui, bahwa masing-masing sekolah memiliki peraturan tersendiri. Itu dibuat tentunya atas dasar menciptakan proses pembelajaran yang lebih baik.
    Salah satu butir peraturan di sekolah X mewajibkan guru untuk hadir pukul 07.00 wib. Pada kenyataannya di lapangan, banyak guru yang hadir lebih dari jadwal yang ditentukan.
    Kesenjangan ditemukan disana. Peraturan yang semestinya mewajibkan guru hadir jam 07.00 wib, pada faktanya guru hadir lebih lambat dari jam yang ditentukan. Ini berarti ada kesenjangan antara peraturan dan fakta. Maka, itulah yang mendasari sebuah penelitian, atau dapat diangkat sebagai masalah dalam sebuah penelitian.

Anda dapat mengembangkan berbagai contoh masalah penelitian kualitatif di atas, dengan kondisi yang Anda temui di lokasi penelitian. Contoh di atas dapat menjadi gambaran tentang bagaimana menentukan masalah dalam sebuah penelitian kualitatif, untuk selanjutnya dapat menentukan judul untuk penelitian kualitatif Anda.

Kesimpulan

Contoh masalah penelitian kualitatif pada dasarnya dapat Anda temui dengan mudah melalui internet, terlebih lagi Anda dapat dengan mudah menemukan karya ilmiah serupa di Google Scholar. Meski demikian, memahami masalah penelitian kualitatif adalah hal pokok yang semestinya diketahui. Itu akan membantu lebih mudah untuk memahami masalah-masalah penelitian kualitatif Anda.

Komentar